Orologio Digitale

PENGCAB SPDKK KOTA MEDAN HP 081361228624

Minggu, 20 November 2016

Enjang Bahri Pimpin IPSI Kota Medan





(Analisa/istimewa) IPSI MEDAN: Ketua Umum terpilih Pengkot  IPSI Medan Kompol H Enjang Bahri SH (tengah) saat menyampaikan sambutan pada Muskot IPSI di  Aula SMKN 7 Jalan STM Medan, Sabtu (19/11).
Medan, (Analisa). Kompol H Enjang Bahri SH terpilih menjadi Ketua Umum Pengkot IPSI Kota Medan Pe­rio­de 2016-2020.
Enjang terpilih dalam Mus­kot IPSI Medan, Sabtu (19/11) di Aula SMKN 7 Jalan STM Me­­dan.
Muskot IPSI Sumut diikuti 32 dari 41 perguruan yang ter­daftar. Dalam sidang yang di­pimpin M Syahrul Albantani ber­­­sama Dharma Efendi SH MHum (Sekretaris) dan Edy Sur­ya (Anggota), Enjang yang juga Ketua U­mum PP Per­guruan Pencak Si­lat SPD­KK, terpilih menakho­dai orga­ni­sasi tertinggi pencak silat Me­dan se­te­lah meraih 17 suara, semen­tara kandidat lainnya, Retno (Perguruan Satria) 15 suara.
Ketua Umum Terpi­lih En­jang Bahri yang juga bertindak sebagai Ketua Formatur, dalam Muskot kema­rin menunjukkan di­rinya sebagai sosok yang de­mok­ratis dan berjiwa besar.
 Ini terlihat dari komposisi Forma­tur, selain diisi M Syahrul Al­ban­tani (Pengprov IPSI Su­mut), kompetiternya dalam Mus­kot, Retno juga disertakan di dalamnya. Formatur, diama­nahkan dalam waktu 15 hari menyusun kom­posisi kepengu­ru­san IPSI Me­dan Periode 20­16-2020.
Enjang ketika dimintai ko­men­tarnya oleh wartawan, mengucapkan terima­kasih ke­pa­da seluruh perguruan pencak silat di Medan yang menurutnya me­miliki peran besar menyuk­ses­kan Muskot.
Dinamika yang terjadi dalam Mus­kot, menurut Enjang sangat positif. Memang begitulah nu­an­­sa demok­rasi. Beda pilihan adalah hal biasa.
Namun tambahnya, berbeda pilihan hanya ada pada Muskot. Enjang mengajak seluruh Per­gu­ruan kembali bersatu. Tidak adalagi istilah kubu si A atau si B. Semuanya berada dalam satu payung yakni IPSI Kota Medan.
Dalam visi misinya ia pun memapar­kan keinginannya ada­nya perubahan di IPSI Me­dan.”Allah tidak akan merubah nasib suatu Kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya. Karenanya, kepada seluruh perguruan / insan silat Kota Medan, mari kita satukan visi dan misi kita. Ini adalah mo­men­tum untuk membangun Pencak Silat Kota Medan lebih berprestasi,” kata Enjang yang pekan lalu dilantik memimpin Paguyu­ban Banten Sumatera Utara (Paban­su).
“Pembinaan yang dilakukan tidak hanya terhadap atlet, tapi juga pelatih maupun wasit juri. Karenanya pelatihan-pelatihan harus diperbanyak,” tambah­nya.
Enjang berjanji menjalankan manaje­men terbuka terbuka, dengan mem­bangun sistem agar program kerja berjalan efektif juga efisien. (mp)

0 komentar:

Posting Komentar